Karya Terindah

Hidup ini ibarat roda yang terus berputar. Adakalanya kita merasakan kebahagiaan, namun adakalanya kita menghadapi pergumulan. Saat kita merasakan kebahagiaan mungkin kita merasa bahwa waktu sangat cepat berlalu, dan bahkan kalau kita dapat mengulang waktu mungkin kita juga ingin bahwa kebahagiaan dapat terulang selalu.

Kita sebagai manusia lebih menyukai saat-saat dimana kita dapat merasakan kebahagiaan dibandingkan harus menghadapi pergumulan. Pergumulan yang kita hadapi tidak jarang membuat kita menggerutu, bahkan kita sebagai umat Kristen mungkin akan bertanya-tanya "Tuhan, mengapa aku harus menghadapi pergumulan ini?". Saat kita merasa bahwa kita tidak dapat menghadapi pergumulan tersebut, kita akan merasa bahwa pergumulan yang kita hadapi itu diluar batas kemampuan kita. Hal ini tidak sedikit pula yang menjadikan umat Kristen undur dalam imannya.


"Tetapi, mengapa Tuhan mengijinkan kita sebagai umat-Nya menghadapi pergumulan dalam hidup?"

Pertanyaan tersebut tak lantas bisa saja terlintas dalam pikirkan kita sebagai orang Kristen ketika menghadapi pergumulan. Ya seperti yang telah dikatakan tadi, mungkin saat kita merasa tidak sanggup untuk menghadapi pergumulan dalam hidup kita, maka kita akan cenderung menyerah. Mungkin kita bertanya-tanya kepada Tuhan "apakah sesungguhnya maksud dan tujuan Tuhan atas pergumulan yang kita hadapi?", namun kita sebagai manusia tidak akan pernah mengerti apa sesungguhnya maksud dan tujuan yang Dia telah rancangkan yang pasti terbaik untuk kita karena hanya Dialah yang dapat menilik isi seluruh bumi. Dialah yang sesungguhnya telah menjanjikan karya terindah untuk hidup kita sebelum dunia dijadikan-Nya. Janji-Nya adalah setia dan kekal untuk selama-lamanya, sehingga yakinlah bahwa dalam setiap pergumulan hidup kita, Tuhan pasti telah merancangkan karya yang terindah bagi kita yang kekal untuk selama-lamanya sebab apabila Dia berfirman, maka semuanya akan jadi.

Komentar