Kasih

Kasih...
Mungkin kita sudah tidak asing lagi mendengar kata ini, bahkan kita sangat membutuhkan kasih dalam hidup kita. Mengapa? Karena kita akan merasa nyaman ketika dapat merasakan kasih. Contohnya terdekatnya saja orangtua kita yang mengasihi kita sebagai anaknya, saat kita dapat merasakan kasih sayang mereka terhadap kita, tentu kita merasa nyaman bukan? Atau mungkin bagi kalangan remaja yang mengalami masa-masa pacaran, pasti dengan kasih kita merasa nyaman bukan?

Akan tetapi, sayangnya tak jarang dari kita sebagai manusia yang hidup jauh dari kasih. Kita seringkali masih terbawa oleh ego kita, sehingga kasih itu tidak hadir diantara kita, misalkan saja: amarah, kebencian, permusuhan, dan lain sebagainya. Oleh karena berbagai ego itulah yang sering menjadikan kita sulit untuk mendapatkan dan bahkan memberikan kasih dalam hidup kita.


"Tapi bagaimanakah sesungguhnya kasih dalam Kristiani?"

Saat kita dapat merasakan kenyamanan dari kasih, mungkin kita akan mengatakan bahwa kita telah mendapatkan yang namanya kasih itu. Namun, seringkah kita menyadari bahwa sesungguhnya kasih Tuhan terhadap kita itu begitu besar dan kekal terhadap kita? Kasih-Nya terhadap kita adalah setia. Ya, telah nyata bukti kasih setia Tuhan yang begitu besar terhadap kita lewat pengorbanan-Nya diatas kayu salib. Hanya Dia yang mau hidup untuk mati. Dia rela mencurahkan darah-Nya yang mahal hanya untuk menebus dosa-dosa kita. Bahkan, disaat kita terjatuh kedalam lubang dosa, hanya Dialah yang akan mengangkat dan merangkul kita. Hanya Dialah yang akan mengampuni dosa-dosa kita. Kita dapat bernafas dan merasakan anugerah-Nya yang besar itu juga karena kasih setia-Nya yang begitu besar terhadap kita. Dengan kasih-Nya yang setia, kita dilindungi-Nya dan dilimpahkan-Nya oleh berkat anugerah yang begitu melimpah. Dia mengasihi kita tanpa melihat siapa kita.


Sesungguhnya Tuhan pun mengajarkan kepada kita untuk saling mengasihi, seperti Dia mengasihi kita tanpa syarat.  Namun sebagai umat Kristiani, sudahkah kita menyatakan kasih Tuhan dalam hidup kita? Maka, baiklah kita menyatakan kasih Tuhan yang begitu besar didalam hidup kita karena kasih setia-Nya pun tidak terbatas dan setia terhadap kita.

Komentar